Optimalkan Job board untuk Rekrutmen yang Efektif dan Efisien di Era New Normal

Author: Lukcy Rumondang Simanungkalit, S.Psi – HR Consultant (PT Magnet Solusi Integra)

Berdasarkan hasil World Employment and Social Outlook Trends 2022, angka pengangguran pada tahun 2022 masih diperkirakan akan terus bertambah. Walaupun sudah lebih baik dari tahun 2021, tapi angka ini masih lebih banyak daripada saat pra pandemic. Hal ini terjadi karena angkatan siap kerja yang baru semakin bertambah namun tidak dibarengi dengan meningkatnya ketersediaan lapangan kerja.

Selain meningkatnya angka pengangguran, pandemic Covid-19 juga memberikan dampak yang sangat signifikan pada metode rekrutmen dan seleksi saat ini. Para rekruter telah mengurangi proses rekrutmen dengan metode konvensional dan lebih memilih metode secara daring. Para rekruter melakukan penyesuaian ini bukan tanpa alasan. Adanya tuntutan untuk mengikuti protokol New Normal, proses bisnis yang membutuhkan adaptasi, serta perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat pihak manajemen perusahaan dan para rekruter saat ini mengubah strategi rekrutmen mereka. Pada penelitian yang dilakukan oleh Gill (2001), Dow Chemical di Amerika Serikat setelah menggunakan rekrutmen online dapat mengurangi rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengisi posisi yang kosong dari 90 hari menjadi 34 hari. Dow Chemical juga mampu mengurangi biaya sebesar 26%. Inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa para rekruter menganggap rekrutmen secara daring lebih efisien di era New Normal ini.

Mayoritas para pencari kerja saat ini menggunakan platform social media untuk melamar pekerjaan. Platform tersebut lebih dikenal dengan istilah Job board.  Job board adalah platform digital yang menyediakan informasi mengenai lowongan pekerjaan berupa posisi yang sedang dibuka, profil perusahaan, detail job description, requirements dari posisi tersebut, dan lain sebagainya. Para pelamar bisa mencari informasi mengenai lowongan pekerjaan dan sebaliknya, perusahaan atau para rekruter dapat menggunakan job board ini sebagai media untuk memperkenalkan perusahaannya, mengiklankan produk perusahaan, mengumumkan rekrutmen dan seleksi, dan masih banyak lagi.

Beberapa job board yang belakangan ini cukup populer diakses oleh para pelamar secara global adalah LinkedIn, Naukri, ZipRecruiter, Adzuna, Neuvoo, serta Facebook. Di Indonesia sendiri, beberapa job board yang sering menjadi pilihan para pelamar Indonesia yaitu Kalibbr, Job Street, Glints, dan masih banyak lagi. Simak penjelasan singkat beberapa job board yang cukup populer di Indonesia berikut :


Job board terbaik untuk menjangkau tenaga professional, secara aktif dan pasif. Perusahaan atau para rekruter dapat membuat Company Page sebagai media branding serta promosi.
Terdapat section recommendation yang dapat digunakan untuk tahu lebih banyak tentang calon kandidat seperti skills yang mendapatkan endorse, sertifikasi kemampuan bidang, dan pengalaman kerja. Fitur ini membantu rekruter untuk mengetahui latar belakang calon kandidat.

Facebook merupakan pilihan tepat untuk rekrutmen kandidat dengan kategori pasif. Job board paling populer dengan populasi pengguna terbanyak dapat dijadikan alternatif ketika budget rekrutmen sangat terbatas. Para rekruter dapat beriklan secara lansung di Page Account
Perusahaan ataupun juga melalui Facebook Jobs (khusus untuk business pages). Postingan akan muncul di timeline para followers serta pengguna yang pernah beinteraksi dengan page perusahaan.
Facebook memiliku fitur untuk menentukan target audiens secara lebih spesifik sehingga iklan akan lebih tepat sasaran.

Dalam Kalibrr terdapat beberapa tools yang sangat bermanfaat dan diunggulkan untuk melakukan tes. Salah satunya tes soft skill secara online sesuai dengan spesialisasi para kandidat. Fitur ini membantu rekruter untuk menyaring kandidat secara lebih cepat sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Salah satu job board dengan database kandidat terbesar di Asia. Job street memiliki fitur khusus yang memungkinkan rekruter menyaring resume dengan mudah, berbagi informasi dengan sesama perekrut dan berkolaborasi dengan efisien, serta menjadwalkan wawancara dan melakukan koordinasi bersama kandidat dengan mudah.

Merupakan job board talenta terbesar di Asia Tenggara dan Taiwan yang ditujukan untuk pengembangan karier dan rekrutmen. Glints memiliki penawaran yang dapat dipesan secara khusus untuk proses rekrutmen dan seleksi yang lebih seusai harapan perusahaan atau para rekruter.

Menggunakan beberapa job board secara bersamaan atau multiple job boards, merupakan salah satu strategi yang dapat mengoptimalkan kegiatan rekrutmen dan seleksi. Semakin beragam job board yang digunakan maka akan semakin cepat, semakin luas, serta semakin bervariasi pula calon kandidat yang melamar diperusahaan Anda. Namun disisi lain, penggunaan multiple job board ini cenderung memakan banyak waktu karena rekruter harus memantau job board satu per satu untuk mengetahui progress rekrtumen. Para rekruter juga dituntut untuk meningkatkan kapasitasnya dalam mengeksplor fitur pada masing-masing job board. Selain itu, menggunakan multiple job boards untuk mempromosikan lowongan kerja juga membutuhkan biaya yang lebih besar pula. Para rekruter juga harus melakukan editing secara manual pada masing-masing job board jika ingin memodifikasi iklan atau konten yang telah diposting.

Setelah mengenali beberapa job board dan mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menjadi pertimbangan menggunakan multiple job boards, tantangan bagi para rekruter selanjutnya adalah memilih dan mengoptimalkan job board yang tersedia secara efektif dan efisien. Sesuaikan dengan kebutuhan perusahaan, pahami target audiens secara spesifik (demografi, pendidika, area kerja, dan karakteristiknya), serta pahami job board yang hendak dipilih agar mendapatkan output yang lebih sesuai dengan harapan perusahaan.

Semoga informasi di atas bisa Anda gunakan sebagai bahan pertimbangan untuk memilih dan mengoptimalkan job board yang paling tepat agar kegiatan rekrutmen dan seleksi dapat memenuhi kebutuhan perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.