Gelar non-akademik yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) adalah sertifikasi kompetensi yang diberikan kepada individu sebagai bukti keahlian di bidang tertentu berdasarkan standar kompetensi kerja yang berlaku di Indonesia.
Sertifikasi ini dikeluarkan oleh lembaga penerbit sertifikasi yang telah mendapat lisensi dari BNSP dan mencakup berbagai sektor, seperti teknologi, keuangan, manufaktur, dan pariwisata.
Meskipun bukan gelar akademik seperti sarjana atau magister, sertifikasi ini memiliki nilai profesional yang tinggi dan dapat meningkatkan kredibilitas serta peluang kerja seseorang di industri terkait.
Baca Juga: Perpanjangan Sertifikat BNSP! Ini Biaya & Caranya!

Adakah Gelar Non-Akademik Yang Diakui BNSP?
Sertifikasi BNSP memang dapat memberikan gelar non-akademik, tetapi yang mengeluarkan bukan resmi dari BNSP dan hanya di bidang-bidang tertentu yang memenuhi kriteria dan persyaratan tertentu yang gelarnya dapat dicantumkan setelah nama peserta sertifikasi.
Jadi gelar ini tidak secara resmi diakui BNSP namun terdapat lembaga yang merilisnya yakni Asosiasi bidang tertentu bukan dari BNSP sendiri.
Salah satu bidang yang memberikan gelar non-akademik adalah Kehumasan (Public Relations), dengan gelar CPR (Certified Public Relations Practitioner).
Namun, gelar ini tidak diberikan dengan mudah dan hanya dapat diperoleh oleh individu yang memenuhi beberapa kualifikasi ketat.
Tak hanya itu, gelar non-akademik yang diakui BNSP juga hanya dapat dikeluarkan oleh lembaga asosiasi yang sudah terakreditasi.
Maka dari itu tidak sembarang lembaga yang dapat memberikan gelar non-akademik ini agar dapat tercantumkan setelah nama peserta pada sertifikat BNSP.
Gelar Non-Akademik dari BNSP di Bidang Kehumasan: CPR (Certified Public Relations Practitioner)
CPR adalah gelar yang diberikan kepada individu yang terbukti kompeten dalam bidang Public Relations (PR).
Gelar ini diakui sebagai bukti profesionalisme di bidang kehumasan dan memiliki pengaruh besar dalam dunia PR, baik di Indonesia maupun internasional.
Namun, untuk mendapatkan gelar CPR dari BNSP, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, yang memastikan bahwa kandidat memiliki pengalaman dan keterampilan yang luas dalam berbagai fungsi PR.
Berikut adalah kualifikasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta untuk mengikuti sertifikasi CPR:
Kualifikasi untuk Mendapatkan Gelar CPR:
1. Sarjana Strata 1 (S1), Semua Jurusan
Persyaratan pertama adalah kandidat harus memiliki gelar Sarjana (S1) dari universitas yang terakreditasi.
Tidak terbatas pada jurusan tertentu, sehingga siapa pun yang memiliki gelar sarjana dari berbagai disiplin ilmu dapat memenuhi syarat untuk mengikuti sertifikasi ini.
2. Sedang atau Pernah Menjabat sebagai PR Manager
Kandidat harus memiliki pengalaman bekerja sebagai PR Manager.
Jabatan ini menunjukkan bahwa individu sudah memiliki posisi strategis di bidang PR dan mampu mengelola komunikasi dan reputasi perusahaan atau organisasi.
3. Pengalaman Lengkap dalam Semua Fungsi Public Relations
Kandidat diharapkan memiliki pengalaman dalam berbagai fungsi PR, seperti perencanaan strategi komunikasi, hubungan media, pengelolaan krisis, hingga pengembangan hubungan baik dengan berbagai pihak eksternal dan internal.
Well-rounded PR experiences ini memastikan bahwa kandidat benar-benar mengerti seluruh aspek pekerjaan PR dan dapat menangani tantangan yang beragam.
4. Pengalaman Minimal 5 Tahun dalam Public Relations
Pengalaman minimal 5 tahun bekerja di bidang PR sangat diperlukan untuk mendapatkan sertifikasi ini.
Pengalaman yang cukup lama menunjukkan bahwa individu tersebut memiliki pemahaman mendalam dan keterampilan yang teruji dalam mengelola berbagai tugas PR.
5. Kompetensi dalam 4 Skema Sertifikasi BNSP PR
Untuk mendapatkan sertifikat CPR, calon peserta harus sudah terbukti kompeten dalam setidaknya 4 skema sertifikasi BNSP PR, yaitu:
Strategic PR Advisor – Menangani strategi komunikasi jangka panjang dan perencanaan komunikasi korporat.
Managerial PR – Fokus pada pengelolaan tim PR dan perencanaan kegiatan komunikasi untuk meningkatkan citra perusahaan.
Digital Brand & Reputation Manager – Mengelola merek dan reputasi perusahaan di platform digital, termasuk media sosial dan platform online lainnya.
Media Relations Senior Officer – Bertanggung jawab untuk menjalin hubungan dengan media dan mengelola pemberitaan yang menyangkut organisasi.
Baca Juga: Cara Cek, Letak & Contoh ID Kredensial Sertifikat BNSP!
Proses Sertifikasi CPR:
Setelah memenuhi persyaratan di atas, kandidat akan mengikuti proses sertifikasi yang melibatkan asesmen atau ujian yang dilakukan oleh lembaga tertentu yang bekerjasama dengan BNSP.
Proses ini menguji keterampilan dan pengalaman calon peserta dalam kehumasan, dengan penilaian yang melibatkan studi kasus, wawancara, dan pengujian kemampuan.
Jika dinyatakan lulus, kandidat akan mendapatkan gelar CPR dan sertifikat yang membuktikan bahwa mereka adalah Certified Public Relations Practitioner yang diakui oleh BNSP.
Gelar ini dapat meningkatkan kredibilitas profesional mereka di dunia PR dan membuka peluang karir yang lebih baik.
Yang Perlu Diketahui Tentang Gelar Non-Akademik BNSP!
Sertifikasi BNSP memang memberikan gelar non-akademik yang sah dan diakui secara resmi, namun tidak semua bidang atau lembaga yang terlibat dalam pelatihan atau sertifikasi memiliki gelar seperti ini.
Gelar non-akademik BNSP, meskipun ada, hanya diberikan di bidang-bidang tertentu yang memiliki skema sertifikasi dan kualifikasi yang diatur oleh lembaga-lembaga yang terafiliasi dengan BNSP yang dapat dicantumkan pada nama peserta sertifikasi.
Ini berarti bahwa gelar non-akademik tidak tersedia di seluruh sektor atau untuk semua jenis pelatihan yang diadakan di bawah naungan BNSP.
Contoh yang dapat dilihat adalah di bidang Kehumasan (Public Relations), di mana BNSP menawarkan gelar CPR (Certified Public Relations Practitioner) bagi individu yang telah memenuhi serangkaian persyaratan yang ketat.
Dalam hal ini, sertifikasi CPR merupakan salah satu bentuk gelar non-akademik yang resmi dikeluarkan oleh BNSP, dan hanya individu yang memiliki pengalaman profesional serta keahlian di bidang tersebut yang dapat memenuhi kualifikasi untuk mendapatkannya.
CPR hanya diberikan kepada mereka yang telah berpengalaman minimal lima tahun dalam pekerjaan PR dan telah menjalani berbagai fungsi PR, seperti manajerial PR, media relations, dan digital brand management.
Namun, meskipun CPR adalah contoh nyata dari gelar non-akademik BNSP, jenis sertifikasi ini tidak berlaku di semua sektor atau bidang pelatihan yang ada di bawah BNSP.
Untuk bidang-bidang lain yang lebih berfokus pada pelatihan keterampilan atau keahlian tertentu—seperti Pelatihan Pelayanan Prima, Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), atau Sekretaris—BNSP mungkin tidak menyediakan gelar non-akademik.
Sebagai gantinya, BNSP lebih fokus pada sertifikasi kompetensi yang mengakui keahlian dan keterampilan praktis individu dalam bidang tersebut, tanpa memberikan gelar akademik formal seperti yang didapatkan dari lembaga pendidikan formal.

Dengan demikian, meskipun ada gelar non-akademik BNSP, bentuknya terbatas pada beberapa bidang yang telah memiliki sistem dan skema sertifikasi yang memenuhi kualifikasi tertentu untuk dapat dicantumkan setelah di nama.
Gelar non-akademik ini bukanlah sesuatu yang diberikan begitu saja, melainkan hasil dari penilaian yang ketat dan pengakuan atas kompetensi individu yang bersangkutan.
Oleh karena itu, meskipun ada peluang untuk mendapatkan gelar seperti CPR di bidang PR, sertifikasi semacam ini hanya tersedia di bidang tertentu, dan tidak di seluruh sektor pelatihan atau sertifikasi yang diadakan di bawah naungan BNSP dan tergantu pada lembaga yang menerbitkan sertifikasi.
Jika Anda membutuhkan sertifikasi dan pelatihan BNSP untuk meningkatkan keahlian serta kredibilitas profesional Anda, jangan ragu untuk bertanya secara gratis melalui tombol di bawah ini!👇